|
 | Yang Tercatat | May 17, 2007 |
  | Potret | Aug 27, 2007 |
  | Catatan | May 28, 2008 |
Mengundang Anda untuk hadir dalam pembukaan pameran FREEDOM, Sabtu 31 Mei 2008 pukul 19.00 WIB, di Taman Budaya Yogyakarta, Jalan Sriwedani 1 Gondomanan, Yogyakarta. Pameran akan menghadirkan 50 karya lukis hasil seleksi Mon Decor Painting... more |  | Guestbook | |
 | Yuk Gabung disini:  |
 |
Saya masih percaya pada Emha Ainun Nadjib bahwa dia tak pantas untuk dipercayai. Duabelas tahun lalu, 1996, saat Sultan Hamengkubuwana X menggelar acara Tingalan Dalem untuk memperingati sewindu tahta Sultan HB X, Cak Nun berorasi penuh heroisme di alun-alun utara Kraton Yogyakarta. Dia (seolah-olah) mewakili publik seni-budaya Yogyakarta dan menjadikan forum itu untuk mengritik habis kekuasaan Soeharto yang dianggapnya sudah sangat hegemonik melebihi batas-batas kewenangannya sebagai presiden. Jauh dari sikap Sultan Yogyakarta justru lebih moderat dan demokratis meski dia seorang raja. Namun beberapa pekan setelah itu, kalau tak salah dalam momen malam takbiran awal 1997 di Taman Mini Indonesia Indah, sang "kyai mbeling" yang ngartis ini sambil pringas-pringis ceria menabuh bedug bersama Soeharto. Tak ada kritisisme sama sekali di wajah, sikap dan suara Cak Nun terhadap Soeharto waktu itu. Tak ada gelagat resistensi apapun yang hendak ditunjukkan Cak Nun ketika dan setelah peristiwa Taman Mini itu. Orasi heroik di alun-alun utara Yogyakarta beberapa waktu sebelumnya, tanggal begitu saja di kelimun puja-puji terhadap Eyang Jendral Besar itu. Sikap Cak Nun yang acap mengatasnamakan opini pribadinya sebagai opini publik seni-budaya Yogyakarta, mengarus tanpa prinsip seperti tinja yang kintir (terbawa arus) di tengah sikap monoton para punggawa Orde Baru. Maka, setelah itu, satu demi satu para seniman atau publik seni di Yogyakarta mulai cerai. Ada yang cerai dengan talak satu, talak dua, atau mungkin talak tiga. Di antara mereka yang kemudian talak ada Butet Kertaradjasa, Indra Tranggono, Kuntowijoyo, dan lainnya. Gamelan Kyai Kanjeng gonjang-ganjing ditinggalkan para personel, dan publiknya. Mereka mulai surut tak lagi acap manggung di kawasan Yogyakarta. Parahnya lagi, menurut beberapa sumber, Cak Nun justru mulai jula dagangan informasi ihwal gerak-gerik gerakan (aktivis) mahasiswa di Yogyakarta, dan dijualnya pada militer dari Jakarta. Menurut seorang teman yang sangat saya percayai, suami Novia Kolopaking ini tak jarang "berkonsolidasi" dengan Jendral Prabowo yang tak segan-segan datang dengan pesawat militer khusus dari Jakarta menuju rumahnya di bilangan Kasihan, Bantul. Jadi, kalau sekarang, 12 tahun setelah peristiwa Tingalan Dalem di alun-alun utara Karaton Yogyakarta, Cak Nun kembali menelikung saudara-saudara kita, kali ini pada korban lumpur Lapindo, ya, catatan "historis" ini bisa dipakai untuk napak tilas langkah heroisme sang ayahanda vokalis Letto Band tersebut. Cak Nun, saya yakin, masih bisa dan pantas untuk dipercaya bahwa dia tidak pantas untuk diberi kepercayaan. Sungguh!
salam, kuss indarto
|
 | Jancuk, telat pembukaan. tak kiro Juli. Asu... Yo wis sabar.. gusti sing mbales. ngapunten menawi surasanipun mboten prayogi. esmosi. |
 | Mengundang Anda untuk hadir dalam pembukaan pameran FREEDOM, Sabtu 31 Mei 2008 pukul 19.00 WIB, di Taman Budaya Yogyakarta, Jalan Sriwedani 1 Gondomanan, Yogyakarta. Pameran akan menghadirkan 50 karya lukis hasil seleksi Mon Decor Painting Festival 2008 (termasuk karya seniman undangan), yang dipilih oleh tim seleksi Jim Supangkat, Ivan Sagita, DR. M. Agus Burhan, dan Kuss Indarto. Pameran akan berlangsung hingga 5 Juni 2008. Kami tunggu kehadiran Anda sekalian! Salam
|
 | Mon Decor Painting Festival 2008: FREEDOM Setelah dilakukan seleksi terhadap 713 proposal karya, maka Tim Juri yang terdiri dari DR. M. Agus Burhan (Ketua), Jim Supangkat, Ivan Sagito, dan Kuss Indarto, telah memutuskan sebanyak 30 karya/seniman untuk lulus menjadi peserta pameran Freedom. Pameran akan berlangsung di Taman Budaya Yogyakarta, 30 Mei-4 Juni 2008, dan di Galeri Nasional, 23 Mei-3 Juli 2008. 30 karya/seniman hasil seleksi tersebut akan berpameran bersama karya para seniman undangan. Berikaut nama-nama tersebut. (Pengumuman ini juga bisa disimak di www.mondecorpaintingfest.com dan www.mondecor.com) DAFTAR SENIMAN HASIL SELEKSI
1. Agung Gunawan, Judul karya: Free Your Act! (Bebaskan Aksimu)
2. Agus Mediana Adiputra, Judul karya: Indonesia dalam Karung
3. Ahmad Ghozaly, Judul karya: Horeā¦
4. Amrianis, Judul karya: Eksploture
5. Andi Wahono, Judul karya: Inabsolute
6. Agung "Pekik" Hanafi Purboaji, Judul karya: Gak Rampung-Rampung
7. Ahmed Zafli, Judul karya: Kebebasan untuk Kemenangan
8. Anis Ekowindu, Judul karya: Freesoner
9. Awi Ibanezta, Judul karya: Refleksi
10. Daan Yahya, Judul karya: Founding Father
11. Fariko Edwardi, Judul karya: Esc (Escape)
12. Hery Sudiyono, Judul karya: Yang Tidak Bisa Dituliskan
13. Herman Lekstiawan, Judul karya: Pesta
14. I Made Wirata, Judul karya: Kebebasan Gerak Warna
15. Irawan Banuaji, Judul karya: Dawn Attack
16. Ismu Ismoyo, Judul karya: Khusyok dan Syah
17. Muh. Alimin, Judul karya: Big Sale
18. Maslihar (Panjul), Judul karya: Dengan Segala Kerendahan Hati
19. Nur Khamim, Judul karya: Trafficking
20. Purwanto, Judul karya: Introspeksi (Satu Bumi Untuk Semua)
21. Restu Ratnaningtyas, Judul karya: On The Way
22. Riono Tanggul Nusantara Tatang, Judul karya: Ralat Of Marat
23. Sadarisman, Judul karya: Batas
24. Sigit Bapak, Judul karya: Hapus Tangis dengan Sapu Tangan Berwarna Kelabu
25. Sunardi, Judul karya: Studio Murni
26. Susanto, Judul karya: Berteduh Di Payung Rapuh
27. Suyono, Judul karya: Sesak
28. Tarman, Yang Tersudut dan Terbakar
29. Tri Wahyudi (TW Yudi), Judul karya: Freedom Of Expression
30. Ivan Yulianto, Judul karya: Kehancuran
DAFTAR SENIMAN UNDANGAN
1. Agus Triyanto BR
Perum Sewon Asri Blok F-16 Glondong Panggungharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta
2. Artadi
Bantul, Yogyakarta
3. Bambang Pramudyanto
Jl. Kapt Tendean Gg. Puntodewo No 11 Wirobrajan, Yogyakarta
4. Deddy PAW
Jl. Sultan Agung No 35B RT 02 RW 07 Karet, Jurangombo Selatan, Magelang Selatan 56123
5. Doel Ahmad Besari
Jl. Stonan Selatan III Sampangan, Semarang
6. Hadi Susanto
Gamping Lor Rt 3 RW 11 No 71, Yogyakarta
7. Heri Kris
Perum Nogotirto I/58 Gamping, Sleman, Yogyakarta
8. Indieguerillas
Perum Banteng, Banteng Baru VII No 8, Yogyakarta
9. I Nyoman Darya
Dream Lab Building, Jl Kabupaten No 77B Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta
10. Julnaidi MS
Jl. Ateka No 79 Druwo, Sewon, Bantul, Yogyakarta
11. Mujiharjo
Jl. Kenekan PB 1 No 16 RT 71 RW 17 Panembahan, Kraton, Yogyakarta
12. Rieswandi
Jl. Ligar Permai No 19 Bandung 40191
13. Riduan
Salakan 2 Rt 8 RW 7 No 236 Bangunharjo, Sewon, Bantul, Yogyakarta
14. Rizal
Jl. Imperial II, Kompleks Kampoeng Dago 2 Kav.14/15, Cisitu, Bandung 40135
15. Robi Fathoni
Jl. Wates KM 5 DSN Tlogo/DK 1 Geblagan RT 5 No 293 Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta
16. Setyo Priyo Nugroho
Gampingan 869 Wirobrajan I, Pakuncen, Yogyakarta
17. Suitbertus Sarwoko
Dusun Mangunan RT 04 RW 02 No 106 Mertoyudan, Magelang 56172
18. Totok Buchori
Klitren Lor GK III/517, Yogyakarta
19. Ugy Sugiarto
Campursari RT 5 RW 2 Kertek, Wonosobo, Jawa Tengah
20. Zirwen Hazri
Jl. S. Parman I No 15 Padang 25133, Sumatera Barat
|
 | kapan nih agendane tlong di kash kbr biar ikut pameran gitu! |
 | Makasih masih mau nengok blog ini. Love! |
 | apa kabar? salam hormat buat mas agung leak danm mbak neni ..serta ibu sekjen:aisyah hilal.. |
 | aq suka lukisan, tp kagak bs nglukis... pripun ya.. |
 | kaose wis entek, le.. Gawe mung sithik. |
 | mbok aku kirimi kaose kuss |
 | eh katalog FKY pameran seni visual shout out! berteriaklah! udah ada belum ya? |
 | Untuk thestoopid, tengkiu banget ya komen kamu. Dah ku kutip abis tuh catatan kamu. Tengkiu, tengkiu... |
 | jadwalnya dong...
aku mo ke jogja neh.... akhir bulan ini acaranya apa ?....
|
 | Oke deh, mas. Ntar pasti ada waktunya. Sabar ya... |
     |  |      |
|